October 30, 2020

Pemicu Terjadinya Tsunami

Pada kesempatan kali ini, Infoana akan membahas mengenai pemicu terjadinya tsunami. Tsunami merupakan ombak atau gelombang air besar yang terbentuk akibat adanya gempa bumi dasar laut. Kondisi tersebut membentuk gelombang berkecepatan tinggi yang menyebar ke segala arah. Meski amplitudo awal relatif kecil (biasanya hanya 30-60cm), saat mendekati pantai amplitudo gelombang tersebut semakin besar.

https://infoana.com/

Pemicu terjadinya gelombang tsunami adalah pergerakan patahan pada dasar laut secara vertikal yang mengakibatkan gempa dan naiknya permukaan dasar laut. Keseimbangan air laut terganggu sehingga membentuk gelombang yang bergerak ke pantai dengan kecepatan mencapai 600-900 km/jam. Saat itulah permukaan air naik sehingga terjadi banjir (bisa mencapai 15-30 meter dengan kecepatan arus 90 km/jam) dan membentuk dinding air raksasa yang kemudian menghantam daratan.

Berdasarkan informasi yang Infoana dapatkan, ada pemicu lain yang dapat menyebabkan terjadinya gelombang tsunami. Umumnya, tsunami dapat terjadi saat tanah longsor, baik di bawah laut akibat gempa ataupun longsor daratan (disertai perpindahan material bebatuan ke laut). Longsor tanah akibat gempa yang terjadi di dasar laut berpotensi menyebabkan tsunami yang lebih besar daripada perkiraan (berdasarkan kekuatan gempa). Fenomena ini bahkan dapat menyebabkan tsunami meski gempa yang terjadi tidak terlalu kuat atau di bawah 7,0 skala magnitudo momen.

Selain kedua fenomena tersebut, aktivitas vulkanik dari gunung berapi, baik di dekat maupun di dasar laut, juga berpotensi memicu gelombang tsunami. Gelombang yang terbentuk bisa menyerupai tsunami akibat gempa bumi bawah laut. Namun, terkadang terjadi letusan gunung berapi yang menyebabkan terbentuknya dinding air. Contoh dari fenomena ini adalah tsunami setinggi 40 m lebih akibat letusan Gunung Krakatau pada tahun 1883.

Itulah beberapa pemicu tsunami yang telah berhasil Infoana rangkum. Meski bisa disebut sebagai pemicu utama, tidak semua gempa bawah laut dapat menyebabkan fenomena gelombang tsunami. Umumnya, yang berpotensi menyebabkan terjadinya tsunami adalah gempa berkekuatan lebih dari 7,0 skala magnitudo momen. Fenomena paling mematikan yang pernah terjadi dalam sejarah adalah tsunami Aceh. Tsunami yang terjadi pada tahun 2004 tersebut dipicu oleh gempa berkekuatan mencapai 9,1 skala magnitudo momen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *